Total Tayangan Laman

Rabu, 24 Agustus 2011

APAKAH PAYPAL MASIH LAYAK DIGUNAKAN SEBAGAI REKENING ONLINE?

Salah satu rekening online  sering digunakan pebisnis online adalah Paypal, di mana dapat digunakan sebagai rekening menerima dan membayar dana secara online. Misalkan kita dapat komisi dari situs-situs tertentu, maka komisi tersebut dapat dikirim ke rekening Paypal kita melalui alamat email yang kita berikan. Agar tidak ada batasan dalam rekening Paypal, maka kita perlu melakukan verifikasi terhadap akun  Paypal kita. Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk verfikasi akun Paypal, yaitu :
1. Via VCC
2. Via Credit Card atau Kartu Kredit
3. Via Debit Card atau Kartu Debit
4. Via Manual Verification dengan mengiriman Scan KTP, SIM dan Buku Tabungan
Di antara keempat cara verifikasi tersebut yang besar kemungkinannya dapat berhasil melakukan verifikasi adalah via VCC dan Credit Card. Sedangkan verfikasi via Debit Card dan Via Manual Verfikasi sangat kecil kemungkinannya untuk dapat berhasil. Untuk dapat berhasil melakukan verifikasi dengan cara Debit Card dan Manual Verifikasi maka syaratnya adalah anda harus bisa bahasa Inggris dan anda adalah keturunan China atau Tionghoa. Jika anda tidak bisa bahasa Inggris dan anda orang pribumi Indonesia, jangan berharap banyak untuk bisa berhasil untuk melakukan verifikasi dengan cara Debit Card dan Manual Verification. Kenapa demikian? Karena otoritas  Paypal berada di China dan orang-orang yang bekerja di Paypal kebanyakan orang China. Jika anda tidak percaya, maka anda dapat melihat dalam situs Paypal, di mana jika anda ingin bertanya, maka anda harus menggunakan bahasa Inggris dan bahasa China?  Dengan demikian jelas orang-orang yang bekerja di Paypal kebanyakan orang China. Sehingga mereka sangat perhatian pada keturunan China dan tidak mempersulit proses verifikasi atau prioritas utamanya adalah orang China. Lain halnya jika  yang bekerja di Paypal kebanyakan orang Jawa sudah tentu  keturunan Jawa yang menjadi prioritas. Anda jangan salah paham pada saya. Tidak ada unsur sara dalam hal ini. Tapi demikianlah kenyataannya. Jadi jika anda orang pribumi tapi tidak memiliki memiliki VCC dan Credit Card,  maka sebaiknya lupakanlah melakukan verifikasi via Debit Card dan Manual Verification. Tapi jika anda tetap ngotot dan melakukan verifikasi dengan cara itu, maka akun anda tetap akan ditolak. 
Dan perlu juga anda ketahui, bahwa Paypal sekarang ini terkesan sangat arogan dan membuat resah sebagian besar pemilik akunnya. Jika anda melakukan sedikit saja perubahan dalam akun Paypal anda, maka akun anda akan langsung kena limit oleh Paypal dan anda tidak dapat melakukan banding. Jika anda melakukan banding maka akun Paypal anda akan langsung ditutup oleh Paypal. Anda tidak diberikan kesempatan sedikit pun untuk membela diri bahwa yang melakukan perubahan itu adalah anda sendiri bukan oleh orang lain. Alasan Paypal  cuma satu, yaitu karena akun  anda sangat beresiko. Apalagi jika IP yang anda gunakan adalah IP Dinamic yang selalu berubah-ubah, maka akun anda akan langsung ditutup oleh Paypal. Alasannya tetap faktor resiko. Supaya tidak dikatakan arogan, maka Paypal seakan-akan memberikan kesempatan kepada kita untuk membela diri dengan mengirimkan data diri kita via emailnya, seperti ID Foto, Driver License dan Billing atas nama kita.  Tapi ujung-ujung akun tetap ditutup oleh Paypal meskipun data yang dimintanya telah kita kirimkan berikut nomor telepon yang dapat dihubungi.  Jadi jika akun anda terkena limit atau ditutup oleh Paypal, maka data-data yang diminta tidak usah anda kirimkan, karena hal itu merupakan kesiaan-siaan alias percuma dan buang waktu kita. Biarkan saja akun anda ditutup dan carilah solusi lain bagaimana supaya komisi yang anda peroleh dapat langsung terkirim ke rekening bank anda, bukan ke Paypal, Paypal sangat tidak kondusif untuk digunakan pada saat ini. Setiap saat anda akan dihantui dengan masalah limit dan penutupan akun. Sebagai pemilik akun, apakah kita merasa nyaman dengan cara Paypal itu? Mungkin sebagian orang akan menjawab bahwa cara Paypal itu adalah cara untuk mengamankan  tindakan pishing atau penipuan. Jika memang Paypal takut adanya tindakan pishing atau penipuan pada akun kita,  maka Paypal dapat menghubungi nomor telepon kita dan menanyakan pada kita mengenai kecurigannya itu, bukan langsung main tutup akun. Kejadian seperti ini tidak akan pernah kita temui jika kita memiliki akun pada bank. Bank akan selalu membuat kita nyaman. Tapi tidak dengan Paypal. Paypal selalu membuat kita jantungan.  Peraturan Paypal selalu berubah-ubah. Sekarang boleh, besok belum tentu. Menurut anda apakah Paypal masih layak digunakan sebagai rekening online? Silahkan tentukan sendiri keputusan anda. Saya hanya berharap semoga di masa yang akan datang, akan ada sejenis Paypal namun  tidak arogan,  mudah dalam verifikasi data,  tidak mempersoalkan  IP, dan memahami bahwa sebagian besar pengakses internet di Indonesia adalah mengggunakan IP Dinamic, karena belum mampu untuk berlangganan IP Statis. .
Pakar Bisnis Berkata :
"Jika anda ingin sukses maka anda harus siap menghadapi resiko".
Paypal Berkata :
"Kami tidak ingin resiko, maka daripada menanggung resiko, akun anda kami tutup dan anda tidak dapat melakukan banding"
Penulis Berkata :
"Capek Dech"     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar