Total Tayangan Laman

Kamis, 15 Desember 2011

JUDUL TESIS MAGISTER AKUNTANSI


  1. LEVEL OF GROWTH AND ACCOUNTING PROFITABILITY IN CORPORATE VALUE CREATION STRATEGY
  2. VALUE RELEVANCE OF ACCOUNTING INFORMATION AND THE PRICING OF INDONESIAN INITIAL PUBLIC OFFERINGS
  3. THE IMPACT OF THE PARTICIPATION AND THE SATISFACTION OF USERS IN THE DEVELOPMENT OF THE INFORMATION SYSTEM WITH THE COMPLEXITY OF SYSTEM AND THE STUCTURE OF ORGANIZATION AS MODERATING VARIABLES
  4. TAX POSITION, INVESTMENT OPPORTUNITY SET (IOS), AND SIGNALING EFFECT AS A DETERMINANT OF LEVERAGE AND DIVIDEND POLICY SIMULTANEITY (AN EMPIRICAL STUDY ON JAKARTA STOCK EXCHANGE)
  5. GOOD CORPORATE GOVERNANCE, INFORMATION ASYMMETRY, AND EARNINGS MANAGEMENT
  6. EARNINGS MANAGEMENT AND INFORMATION CONTENT OF AUDIT COMMITTEE ANNOUNCEMENT
  7. THE EFFECT OF OWNERSHIP CONCENTRATION ON THE EARNINGS QUALITY:EVIDENCE FROM INDONESIAN COMPANIES
  8. BUDGETARY SLACK AND ITS ANTECEDENTS
    DOES MANAGER’S POWER DISTANCE MATTER?
  9. THE ROLE OF PROCEDURAL FAIRNESS ON THE RELATIONSHIP BETWEEN MULTIPLE MEASURES-BASED PERFORMANCE EVALUATION AND JOB-RELATED TENSION
  10. THE ROLE OF ORGANIZATIONAL COMMITMENT AND
    JOB-RELEVANT INFORMATION ON THE RELATIONSHIP BETWEEN BUDGETARY PARTICIPATION AND JOB SATISFACTION
  11. THE APPROPRIATENESS OF CONVENTIONAL ACCOUNTING FOR MUSLIM BUSINESS ORGANIZATIONS:
    AN EMPIRICAL EVIDENCE ON THE PERCEPTION OF MUSLIM ACCOUNTING ACADEMICIANS IN YOGYAKARTA-INDONESIA
  12. PREDICTIVE CONTENT OF EARNINGS CLASSIFICATION
  13. THE EFFECT OF MARKET SHARE AND LEVERAGE INTERACTION TOWARD EARNINGS MANAGEMENT PRACTICES 
  14. ANALISIS AGENCY COSTS, STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE
  15. PENGARUH KEPEMILIKAN PEMERINTAH, KEPEMILIKAN ASING, DAN PERGANTIAN CEO TERHADAP KINERJA KEUANGAN BADAN USAHA MILIK NEGARA SESUDAH DIPRIVATISASI
  16. PENGARUH ALOKASI PAJAK ANTAR PERIODA BERDASARKAN PSAK NO. 46 TERHADAP KOEFISIEN RESPON LABA AKUNTANSI
  17. ANALISIS KETAATAN EMITEN TERHADAP ATURAN BOARD GOVERNANCE: STUDI KASUS TAHUN 2002
  18. HUBUNGAN SIFAT MACHIAVELLIAN, PEMBELAJARAN ETIKA DALAM MATA KULIAH ETIKA, DAN SIKAP ETIS AKUNTAN: SUATU ANALISIS PERILAKU ETIS AKUNTAN DAN MAHASISWA AKUNTANSI DI SEMARANG
  19. PENGARUH KEBIJAKAN PENGENDALIAN ORGANISASI PADA PROSES DAN OUTCOMES NEGOTIATED TRANSFER PRICING
  20. PENGARUH PENGETAHUAN AKUNTANSI DAN KEPRIBADIAN WIRAUSAHA TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI
  21. PERSEPSI PEMAKAI LAPORAN KEUANGAN, AUDITOR, DAN MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP EXPECTATION GAP
  22. “PENGARUH MOTIVASI TERHADAP MINAT MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAK)”
  23. INCOME SMOOTHING, TOBIN’S Q, AGENCY PROBLEMS DAN KINERJA PERUSAHAAN”
  24. PENGARUH PENDIDIKAN TINGGI AKUNTANSI TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL
  25. PERSISTENSI RELATIF EARNINGS, ANOMALI PASAR BERBASIS EARNINGS, DAN EARNINGS MANAGEMENT
  26. HUBUNGAN CORPORATE GOVERNANCE DAN KINERJA PERUSAHAAN
  27. PENGARUH REPUTASI, ETIKA, DAN SELF ESTEEM PADA BUDGETING SLACK
  28. HUBUNGAN LEARNING ORGANIZATION DAN IT CAPABILITY TERHADAP KINERJA BISNIS, DENGAN IT CAPABILITY SEBAGAI VARIABEL INTERVENING 
  29. PENGARUH KEADILAN PERSEPSIAN, KOMITMEN PADA TUJUAN, DAN JOB-RELEVANT INFORMATION TERHADAP HUBUNGAN ANTARA PENGANGGARAN PARTISIPATIF DAN KINERJA MANAJER
  30. PENGARUH ORIENTASI PROFESIONAL, PENGGUNAAN ANGGARAN SEBAGAI ALAT EVALUASI KINERJA DAN PARTISIPASI PENGANGGARAN TERHADAP TIMBULNYA KONFLIK PERAN (STUDI EMPIRIS PADA AKUNTAN PENDIDIK DI KOTA BANDUNG)
  31. JOB RELEVANT INFORMATION DAN KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN DALAM HUBUNGAN PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN DAN KINERJA MANAJERIAL
  32. PENGARUH KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN DAN STRATEGI BISNIS TERHADAP HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK INFORMASI SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN BROADSCOPE DENGAN KINERJA UNIT BISNIS STRATEGIS
  33. PENGARUH EMPHASIS ON TIGHT BUDGET TARGETS DAN COST CONTROL TERHADAP BUDGETARY PERFORMANCE
  34. KAPASITAS INDIVIDU DALAM DIMENSI BUDAYA, KEBERADAAN TEKANAN SOSIAL DAN ETERKAITANNYA DENGAN BUDGETARY SLACK (KAJIAN PERILAKU EKSEKUTIF DALAM PROSES PERENCANAAN ANGGARAN DI JAWA TIMUR )
  35. EXPECTATION AUDITOR, INVESTOR, DAN AKUNTAN MANAJEMEN TERHADAP PEMERIKSAAN LAPORAN KEUANGAN
  36. PERAN PARTISIPASI PENGANGGARAN DALAM HUBUNGAN ANTARA KEADILAN PROSEDURAL DENGAN KINERJA MANAJERIAL DAN KEPUASAN KERJA
  37. PENGARUH INFORMASI ASIMETRI, PARTISIPASI PENGANGGARAN DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP TIMBULNYA SENJANGAN ANGGARAN (STUDI EMPIRIS PADA UNIVERSITAS SWASTA DI KOTA BANDUNG)
  38. PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN KEINGINAN SOSIAL TERHADAP HUBUNGAN ANTARA PARTISIPASI PENGANGGARAN DENGAN KINERJA MANAJER
  39. PELIMPAHAN WEWENANG DAN KOMITMEN ORGANISASI DALAM HUBUNGAN ANTARA PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN DAN KINERJA MANAJERIAL
  40. PENGARUH KEJELASAN SASARAN ANGGARAN DAN SISTEM PENGENDALIAN AKUNTANSI TERHADAP KINERJA MANAJERIAL DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PEMERINTAH DAERAH (STUDI EMPIRIS PADA KABUPATEN DAN KOTA SE-PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)
  41. PENGARUH BUDGETARY GOAL CHARACTERISTICS TERHADAP KINERJA MANAGERIAL DENGAN BUDAYA PATERNALISTIK DAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI MODERATING VARIABEL
    (STUDI EMPIRIS PADA PERGURUAN TINGGI SWASTA KOPERTIS WILAYAH III )
  42. PENGARUH ORIENTASI PROFESIONAL TERHADAP KONFLIK PERAN DENGAN VARIABEL MODERATING:
    PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN DAN ORIENTASI TUJUAN SISTEM (STUDI EMPIRIS PADA PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA)
  43. ANALISIS EFISIENSI PERUSAHAAN BANK YANG TERDAFTAR DI BEJ SEBELUM DAN SESUDAH DIBERLAKUKANNYA UNDANG-UNDANG PERPAJAKAN 2000
  44. ANALISIS PRAKTIK MANAJEMEN KUALITAS, STRATEGI BISNIS DAN PELAPORAN KINERJA PADA PERUSAHAAN BERSERTIFIKAT ISO 9000 DAN PERUSAHAAN NON ISO 9000 
  45. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PILIHAN PERUSAHAAN TERHADAP AKUNTANSI KONSERVATIF
  46. PENGARUH FRAMING PADA KEPUTUSAN AKUNTANSI MANAGERIAL DALAM PERSPEKTIF INDIVIDU-KELOMPOK;
    PENGUJIAN EMPIRIS ATAS PROSPECT THEORY DAN FUZZY-TRACE THEORY
  47. FAKTOR-FAKTOR YANG MENJELASKAN VARIASI RELEVANSI-NILAI INFORMASI AKUNTANSI: PENGUJIAN HIPOTESIS INFORMASI ALTERNATIF
  48. PENGARUH KETIDAKTEPATWAKTUAN PENYAMPAIAN LAPORAN KEUANGAN PADA EARNING RESPONSE COEFFICIENT : STUDI DI BURSA EFEK JAKARTA
  49. EVALUASI KEMAMPUAN PREDIKSI MODEL BOX-JENKINS PADA KARAKTERISTIK LABA TAHUNAN
  50. PERGESERAN BETA SAHAM DI SEKITAR PENGUMUMAN LABA
  51. PENGUJIAN EFISIENSI PASAR BENTUK SETENGAH KUAT SECARA KEPUTUSAN:ANALISIS PENGUMUMAN DIVIDEN MENINGKAT (STUDI EMPIRIS PADA BURSA EFEK JAKARTA SELAMA KRISIS MONETER)
  52. PERBANDINGAN KEAKURATAN MODEL LABA PERMANEN, TRANSITORI DAN AGREGAT DALAM MEMPREDIKSI LABA MASA DEPAN
  53. PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI SYARI’AH: SUATU ALTERNATIF MENJAGA AKUNTABILITAS LAPORAN KEUANGAN
  54. ANALISA TERHADAP RELEVANSI NILAI (VALUE-RELEVANCE) LABA, ARUS KAS DAN NILAI BUKU EKUITAS: ANALISA DISEPUTAR PERIODA KRISIS KEUANGAN 1995-1998
  55. INDIKASI MANAJEMEN LABA MENJELANG UNDANG-UNDANG PERPAJAKAN 2000 PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA
  56. STUDI EMPIRIS KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA
  57. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KOEFISIEN RESPON LABA PADA PERUSAHAAN BERTUMBUH DAN TIDAK BERTUMBUH
  58. HUBUNGAN LABA AKUNTANSI, NILAI BUKU, DAN TOTAL ARUS KAS DENGAN MARKET VALUE: STUDI AKUNTANSI RELEVANSI NILAI
  59. REAKSI PASAR TERHADAP TINDAKAN PERATAAN LABA DENGAN KUALITAS AUDITOR DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI 
  60. ANALISIS PENGARUH PROPORSI DEWAN KOMISARIS DAN KEBERADAAN KOMITE AUDIT TERHADAP AKTIVITAS MANAJEMEN LABA
  61. HUBUNGAN ANTARA MENTORING DENGAN ROLE STRESS DAN JOB OUTCOMES DALAM LINGKUNGAN AKUNTAN PUBLIK
  62. FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP AUDIT DELAY DI INDONESIA
  63. KONSEKUENSI DARI CUSTOMIZATION PADA KARAKTERISTIK INFORMASI SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI PROPINSI SUMATERA UTARA
  64. HUBUNGAN ANTARA PARTISIPASI DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DENGAN PERKEMBANGAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI ( SUATU TINJAUAN DENGAN DUA FAKTOR KONTIJENSI)
  65. HUBUNGAN ANTARA KONSERVATISME AKUNTANSI DENGAN KONFLIK BONDHOLDERS-SHAREHOLDERS SEPUTAR KEBIJAKAN DIVIDEN DAN PERINGKAT OBLIGASI PERUSAHAAN
  66. PENGARUH KEBIJAKAN UTANG, KEBIJAKAN DIVIDEN, RISIKO DAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN TERHADAP SET KESEMPATAN INVESTASI
  67. MANAJEMEN LABA DALAM INITIAL PUBLIC OFFERINGS (IPO) DI BURSA EFEK JAKARTA
  68. PEMILIHAN METODE AKUNTANSI PERSEDIAAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP EARNING PRICE RATIO (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEJ)
  69. ANALISIS PENGARUH PENURUNAN/PEROLEHAN PERINGKAT OBLIGASI PERUSAHAAN KEDALAM KATEGORI NON-INVESTMENT GRADE TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA
  70. PENGARUH INFORMASI LABA ALIRAN KAS DAN KOMPONEN ALIRAN KAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA
  71. PERAN LAPORAN KEUANGAN DAN ANALISIS FUNDAMENTAL PADA MASA KRISIS EKONOMI DI INDONESIA
  72. KEMAMPUAN BEBAN PAJAK TANGGUHAN DALAM MEMPREDIKSI MANAJEMEN LABA
  73. ASOSIASI ANTARA PRAKTIK PERATAAN LABA DENGAN KOEFISIEN RESPON LABA
  74. ANALISIS PERATAAN LABA (INCOME SMOOTHING): FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN KAITANNYA DENGAN KINERJA SAHAM PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA
  75. PENGARUH TEKANAN KETAATAN DAN TANGGUNG JAWAB PERSEPSIAN PADA PENCIPTAAN BUDGETARY SLACK
  76. PENGARUH LOCUS OF CONTROL TERHADAP HUBUNGAN ANTARA JUSTICE DAN TINGKAT ESKALASI KOMITMEN DALAM PENGANGGARAN MODAL PENGANGGARAN MODAL 
  77. PEMANFAATAN CAPACITY COST REPORTS DALAM PENINGKATAN KINERJA LABA:SUATU STUDI EKSPERIMEN
  78. PENGARUH BUDAYA DAN SOSIAL POLITIK TERHADAP TAMPILAN SITUS LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN SOSIAL PERUSAHAAN: STUDI PERBANDINGAN PERUSAHAAN MIGAS INDONESIA DAN PERUSAHAAN MIGAS AMERIKA SERIKAT
  79. PERAN KEPEMIMPINAN DALAM PENCAPAIAN KINERJA ORGANISASI MELALUI BUDAYA, STRATEGI, DAN SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN ORGANISASI
  80. PENGARUH SISTEM PENGUKURAN KINERJA, SISTEM REWARD, DAN PROFIT CENTER TERHADAP HUBUNGAN ANTARA TOTAL QUALITY MANAGEMENT DENGAN KINERJA MANAJERIAL
  81. PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP HUBUNGAN ANTARA PARTISIPASI ANGGARAN DAN KINERJA MANAJERIAL (Studi Empiris pada Kantor Cabang Perbankan Indonesia di Jakarta)
  82. ANALISIS PERBEDAAN PERILAKU ETIS AUDITOR DI KAP DALAM ETIKA PROFESI (STUDI TERHADAP PERAN FAKTOR-FAKTOR INDIVIDUAL: LOCUS OF CONTROL, LAMA PENGALAMAN KERJA, GENDER, DAN EQUITY SENSITIVITY )
  83. PENGUJIAN HAMBATAN YANG DIRASAKAN TERASUH DALAM HUBUNGAN PEMENTORAN PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK
  84. HIRARKI AKUNTAN SEBAGAI MODERASI HUBUNGAN ANTARA KOMITMEN AFEKTIF DAN BERKELANJUTAN DENGAN KOMITMEN PROFESIONAL
  85. ANALISIS PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL MELALUI KOMITMEN TUJUAN ANGGARAN DAN JOB RELEVANT INFORMATION (JRI) SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Penelitian Terhadap Perusahaan Manufaktur Di Indonesia)
  86. ANALISIS PERILAKU KOS: STICKINESS KOS PEMASARAN, ADMINISTRASI & UMUM PADA PENJUALAN BERSIH (STUDI EMPIRIS PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEJ)
  87. PENGARUH MENTORING TERHADAP KEPUASAN KERJA, KONFLIK PERAN DAN PRESTASI KERJA SERTA NIATAN UNTUK PINDAH (Studi Empiris Di Lingkungan Kantor Akuntan Publik)
  88. HUBUNGAN INTELLECTUAL CAPITAL DAN BUSINESS PERFORMANCE DENGAN DIAMOND SPECIFICATION : SEBUAH PERSPEKTIF AKUNTANSI
  89. PENGARUH INTERVENING PENGGUNAAN SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN DALAM HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PERSAINGAN PASAR TERHADAP KINERJA UNIT PERUSAHAAN
  90. KEPERCAYAAN TERHADAP TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI BARU DALAM EVALUASI KINERJA INDIVIDUAL
  91. ANALISIS FRAMING DAN CAUSAL COGNITIVE MAPPING DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN STRATEGIK: SUATU STUDI EKSPERIMENTAL
  92. PEMANFAATAN INFORMASI AKUNTANSI UNTUK MENGHINDARI ESKALASI KOMITMEN PADA LEVEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN
  93. OVER REAKSI PASAR TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA
  94. REAKSI PASAR TERHADAP PENGUMUMAN KENAIKAN/PENURUNAN DIVIDEN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN UTILITAS PUBLIK DAN PERUSAHAAN DALAM INDUSTRI TIDAK DIREGULASI)
  95. PENGARUH INFORMASI AKUNTANSI DAN NON AKUNTANSI TERHADAP INITIAL RETURN: STUDI PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN INITIAL PUBLIC OFFERING DI BURSA EFEK JAKARTA
  96. PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP BIAYA MODAL EKUITAS (STUDI PADA PERUSAHAAN PUBLIK SEKTOR MANUFAKTUR
  97. PENGARUH MANAJEMEN LABA PADA TINGKAT PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERMASUK DALAM INDEKS LQ-45
  98. ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP TINDAKAN PERATAAN LABA YANG DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA
  99. PENGARUH KOMITE AUDIT TERHADAP KUALITAS LABA
  100. KUALITAS LABA: STUDI PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE DAN DAMPAK MANAJEMEN LABA DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS JALUR
  101. INCOME SMOOTHING DAN MOTIVASI INVESTOR: STUDI EMPIRIS PADA INVESTOR DI BEJ
  102. PENGARUH PENGUMUMAN DAN KARAKTERISTIK TRANSAKSI DIVESTASI DAN ALIANSI TERHADAP KEMAKMURAN PEMEGANG SAHAM PERUSAHAAN YANG LISTED DI BURSA EFEK JAKARTA
  103. ASOSIASI ANTARA PRAKTIK PERATAAN LABA DAN REAKSI PASAR MODAL DI INDONESIA
  104. HUBUNGAN ANTARA GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN DENGAN KINERJA KEUANGAN (Studi Kasus pada Perusahaan yang listing di Bursa Efek Jakarta)
  105. CORPORATE GOVERNANCE DAN KINERJA: ANALISIS PENGARUH COMPLIANCE REPORTING DAN STRUKTUR DEWAN TERHADAP KINERJA
  106. SIMULTANITAS DAN “TRADE-OFF” PENGAMBILAN KEPUTUSAN FINANSIAL DALAM MENGURANGI KONFLIK AGENSI: PERAN DARI CORPORATE OWNERSHIP
  107. ANALISIS RASIO KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN KINERJA PADA PERUSAHAAN di INDUSTRI FOOD and BEVERAGES YANG TERDAFTAR di BEJ
  108. MEMPREDIKSI TINGKAT PENGEMBALIAN INVESTASI PADA EQUITY SECURITIES MELALUI RASIO PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, DAN HUTANG PADA PERUSAHAAN PUBLIK DI JAKARTA
  109. KEBIJAKAN DIVERSIFIKASI PERUSAHAAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA: STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA
  110. RELEVANSI NILAI INFORMASI AKUNTANSI DENGAN PENDEKATAN TERINTEGRASI: HUBUNGAN NONLINIER
  111. MANFAAT KANDUNGAN INFORMASI AMORTISASI GOODWILL DALAM LAPORAN KEUANGAN
  112. INFORMASI AKUNTANSI KEUANGAN DAN KEGAGALAN BANK UMUM DI INDONESIA
  113. PENGARUH PENGUMUMAN PERINGKAT TERHADAP KINERJA OBLIGASI
  114. ANALISA EKONOMI MAKRO, INDUSTRI DAN KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP BETA SAHAM SYARIAH
  115. KARAKTERISTIK PERUSAHAAN DAN PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL: STUDY EMPIRIS PADA PERUSAHAAN YANG TERCATAT DI BURSA EFEK JAKARTA
  116. PENGARUH TINGKAT KESULITAN KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI
  117. PERBANDINGAN KETEPATAN KLASIFIKASI MODEL PREDIKSI KEPAILITAN BERBASIS AKRUAL DAN BERBASIS ALIRAN KAS
  118. MANFAAT LABA DAN ARUS KAS UNTUK MEMPREDIKSI KONDISI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN TEXTILE MILL PRODUCTS DAN APPAREL AND OTHER TEXTILE PRODUCTS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA
  119. PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN, UKURAN PERUSAHAAN, DAN PRAKTEK CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PENGELOLAAN LABA (EARNINGS MANAGEMENT)
  120. FENOMENA THE MONDAY EFFECT DI BURSA EFEK JAKARTA PENGARUH VARIABEL MAKRO TERHADAP RETURN SAHAM DI BURSA EFEK JAKARTA: PENDEKATAN BEBERAPA MODEL
  121. PENGARUH VARIABEL MAKRO TERHADAP RETURN SAHAM DI BURSA EFEK JAKARTA: PENDEKATAN BEBERAPA MODEL
  122. ANOMALI PASAR BERBASIS EARNINGS DAN PERSISTENSI ABNORMAL AKRUAL
  123. ANALISIS EFISIENSI PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA SEBELUM DAN SESUDAH BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG PERPAJAKAN 2000
  124. VARIABEL-VARIABEL YANG MEMPENGARUHI FENOMENA UNDERPRICING PADA PENAWARAN SAHAM PERDANA DI BEJ TAHUN 1994 – 2001
  125. DEGREE OF TAX PAYER COMPLIANCE AND TAX TARIFF THE TESTING ON THE IMPACT OF INCOME TYPES
  126. PERILAKU OPORTUNISTIK LEGISLATIF DALAM PENGANGGARAN DAERAH (BUKTI EMPIRIS ATAS APLIKASI AGENCY THEORY DI SEKTOR PUBLIK)
  127. PENGARUH KARAKTERISTIK TUJUAN ANGGARAN TERHADAP PERILAKU, SIKAP, DAN KINERJA APARAT PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN KUPANG
  128. HUBUNGAN ANTARA PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH, BELANJA PEMBANGUNAN DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (STUDI PADA KABUPATEN DAN KOTA SE JAWA-BALI)
  129. FLYPAPER EFFECT PADA DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA DAERAH PADA KABUPATEN/KOTA DI PULAU SUMATERA
  130. PENGARUH KEJELASAN SASARAN ANGGARAN TERHADAP SENJANGAN ANGGARAN INSTANSI PEMERINTAH DAERAH DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI PEMODERASI
  131. DAMPAK STRUKTUR KEKUASAAN PADA PENGGUNAAN SIKD UNTUK KONTROL KEPUTUSAN DAN MANAJEMEN KEPUTUSAN, DAN PERILAKU MANAJERIAL : STUDI PADA ORGANISASI PEMERINTAHAN DAERAH
  132. PENGARUH SISTEM PENGUKURAN KINERJA, SISTEM REWARD, DAN PROFIT CENTER TERHADAP HUBUNGAN ANTARA TOTAL QUALITY MANAGEMENT DENGAN KINERJA MANAJERIAL
  133. PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL, KECERDASAN EMOSIONAL, DAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP SIKAP ETIS MAHASISWA AKUNTANSI (Studi pada Perguruan Tinggi Negeri di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan)
  134. PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN AKUNTANSI, KEPERCAYAAN DIRI SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI
  135. PENGARUH MOTIVASI TERHADAP MINAT MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) (Studi Empiris Pada Perguruan Tinggi di Padang)
  136. PENGARUH ARUS KAS OPERASI TERHADAP HARGA SAHAM DENGAN PERSISTENSI LABA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
  137. MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE DALAM PERUSAHAAN YANG MENGALAMI PERMASALAHAN KEUANGAN (FINANCIALLY DISTRESSED FIRMS)
  138. PERBANDINGAN KEAKURATAN MODEL ARUS KAS METODA LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG DALAM MEMPREDIKSI ARUS KAS DAN DEVIDEN MASA DEPAN
  139. PENGARUH MODERASI SIZE TERHADAP HUBUNGAN LABA KONSERVATISMA DENGAN NERACA KONSERVATISMA
  140. PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN DAN FAKTOR REGULASI TERHADAP KUALITAS IMPLEMENTASI CORPORATE GOVERNANCE
  141. ANALISA KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, INDUSTRI DAN EKONOMI MAKRO TERHADAP RETURN DAN BETA SAHAM SYARIAH DI BURSA EFEK JAKARTA
  142. ANALISA HUBUNGAN INDEX HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) JAKARTA (JSX), LONDON (FTSE), TOKYO (NIKKEI) DAN SINGAPURA (SSI)
  143. KEINFORMATIFAN LABA DI PASAR OBLIGASI DAN SAHAM: UJI LIQUIDATION OPTION HYPOTHESIS
  144. PENGARUH ASIMETRI INFORMASI TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN PERBANKAN PUBLIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA
  145. REAKSI PASAR PUBLIKASI CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA
  146. MANAJEMEN LABA : BUKTI DARI SET KESEMPATAN INVESTASI, UTANG, KOS POLITIS, DAN KONSENTRASI PASAR PADA PASAR YANG SEDANG BERKEMBANG
  147. PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PERTUMBUHAN, DAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN TERHADAP KOEFISIEN RESPON LABA DAN KOEFISIEN RESPON NILAI BUKU EKUITAS: STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA
  148. MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE, KUALITAS LABA DAN NILAI PERUSAHAAN
  149. VALUE RELEVANCE LAPORAN KEUANGAN DI INDONESIA DAN KAITANNYA DENGAN BEBAN IKLAN DAN PROMOSI
  150. PERSEPSI AKUNTAN TERHADAP OVERLOAD STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (SAK) BAGI USAHA KECIL DAN MENENGAH
  151. REKONSTRUKSI TEKNOLOGI INTEGRALISTIK AKUNTANSI SYARI’AH: SHARI’ATE VALUE ADDED STATEMENT
  152. IMPLIKASI STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN: DENGAN KEPUTUSAN KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
  153. ANALISIS PERSAMAAN SIMULTAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, RISIKO, KEBIJAKAN HUTANG DAN KEBIJAKAN DIVIDEN DALAM PERSPEKTIF TEORI KEAGENAN
  154. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN AKUNTANSI: STUDI PADA PERUSAHAAN PUBLIK DAN BADAN USAHA MILIK NEGARA DI INDONESIA
  155. DAMPAK PENYAATAN DAN NILAI WAJAR OPSI PADA PENGARUH MAGNITUDA KOMPENSASI PROGRAM OPSI SAHAM KARYAWAN TERHADAP PENGELOLAAN LABA
  156. PENGARUH KANDUNGAN INFORMASI KOMPONEN LAPORAN ARUS KAS, LABA KOTOR, DAN SIZE PERUSAHAAN TERHADAP EXPECTED RETURN SAHAM (Survey Pada Industri Textile dan Automotive yang Terdaftar Di BEJ)
  157. KEMAMPUAN PREDIKTIF EARNINGS DAN ARUS KAS DALAM MEMPREDIKSI ARUS KAS MASA DEPAN
  158. REPUTASI PENJAMIN EMISI, REPUTASI AUDITOR, PERSENTASE PENJAMIN EMISI, UKURAN PERUSAHAAN DAN FENOMENA UNDERPRICING: STUDI EMPIRIS PADA BURSA EFEK JAKARTA
  159. PENGUNGKAPAN INFORMASI SOSIAL DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN INFORMASI SOSIAL DALAM LAPORAN KEUANGAN TAHUNAN (Studi Empiris pada Perusahaan-Perusahaan yang terdaftar Bursa Efek Jakarta)
  160. PENENTUAN PERILAKU KEBIJAKAN STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA: HIPOTESIS STATIC TRADE OFF ATAU PECKING ORDER THEORY
  161. RELEVANSI NILAI INFORMASI LABA DAN ALIRAN KAS TERHADAP HARGA SAHAM DALAM KAITANNYA DENGAN SIKLUS HIDUP PERUSAHAAN
  162. PENGARUH DORONGAN MANAJEMEN LINGKUNGAN, MANAJEMEN LINGKUNGAN PROAKTIF DAN KINERJA LINGKUNGAN TERHADAP PUBLIC ENVIRONMENTAL REPORTING
  163. RELEVANSI NILAI INFORMASI LABA DAN ALIRAN KAS TERHADAP HARGA SAHAM DALAM KAITANNYA DENGAN SIKLUS HIDUP PERUSAHAAN
  164. PENGARUH ENVIRONMENTAL PERFORMANCE TERHADAP ENVIRONMENTAL DISCLOSURE DAN ECONOMIC PERFORMANCE (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta Periode 2001-2004)
  165. PENGARUH PROFESIONALISME AUDITOR TERHADAP TINGKAT MATERIALITAS DALAM PEMERIKSAAN LAPORAN KEUANGAN
  166. PENGARUH KUALITAS AUDIT, KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN, OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN
  167. PENGUJIAN VARIABEL-VARIABEL YANG BERPENGARUH TERHADAP KEINGINAN KLIEN UNTUK MEMPENGARUHI KEBIJAKAN AUDIT
  168. KOMITMEN DALAM HUBUNGAN AUDITOR DAN KLIEN: ANTESEDEN DAN KONSEKUENSI
  169. STUDI TENTANG PERBEDAAN EVALUASI ETIS, INTENSI ETIS (Ethical Intention) DAN ORIENTASI ETIS DILIHAT DARI GENDER DAN DISIPLIN ILMU: POTENSI REKRUITMEN STAF PROFESIONAL PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK
  170. STRUKTURASI PRAKTIK ETIKA DI KANTOR AKUNTAN PUBLIK: SEBUAH STUDI INTERPRETIF
  171. EVALUASI MANAJEMEN RISIKO KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) DALAM KEPUTUSAN PENERIMAAN KLIEN (CLIENT ACCEPTANCE DECISIONS) BERDASARKAN PERTIMBANGAN DARI RISIKO KLIEN (CLIENT RISK), RISIKO AUDIT (AUDIT RISK) DAN RISIKO BISNIS KAP (AUDITOR’S BUSINESS RISK)
  172. HUBUNGAN ANTARA RISIKO MANIPULASI EARNINGS DAN RISIKO CORPORATE GOVERNANCE DENGAN PERENCANAAN AUDIT (Studi Empiris pada Auditor Se-Jawa)
  173. PENGARUH PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) PADA PENGETAHUAN TENTANG KEKELIRUAN DAN KECURANGAN (ERRORS AND IRREGULARITIES)
  174. SIFAT MACHIAVELLIAN DAN PERTIMBANGAN ETIS: ANTESEDEN INDEPENDENSI DAN PERILAKU ETIS AUDITOR
  175. PENGARUH INTERAKSI GENDER, KOMPLEKSITAS TUGAS DAN PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP AUDIT JUDGMENT (Sebuah Kajian Eksperimental Dalam Audit Saldo Akun Persediaan)
  176. PENGARUH PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP PENGGUNAAN BUKTI TIDAK RELEVAN DALAM AUDITOR JUDGMENT
  177. ANTESEDEN DAN KONSEKUENSI BURNOUT PADA AUDITOR: PENGEMBANGAN TERHADAP ROLE STRESS MODEL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar